Artikel Terkini

Sabtu, 02 Maret 2013

KONFLIK BEKAS NEGARA YUGOSLAVIA ( Perang Dingin )

0 komentar


KONFLIK DI BEKAS NEGARA YUGOSLAVIA

Setelah meninggalnya Yosep Broz Tito yang berhasil menyatukan Yugoslavia, timbul konflik
diantara bekas negara bagian Yugoslavia yang ditandai oleh pernyataan kemerdekan beberapa
negara bagian Yugoslavia antara lain :
1.  Kroasia ( 25 Juli 1991)
2.  Slovenia (25 Juli 1991)
3.  Bosnia Herzegovina ( Februari 1992)

Bentuk Konflik :

1.  Konflik antara Serbia x Slovenia
2.  Konflik antara serbia x Kroasia
3.  Konflik Serbia x Bosnia herzegovina

Konflik ini mengakibatkan pembantaian warga Islam oleh orang Serbia ( Cleansing
Ethnis ) karena tidak menginginkan berdirinya negara islam. Bahkan PBB dan negaranegara
Barat terkesan membiarkan berlarutnya konflik tersebut.

PENYELESAIAN KONFLIK

Dilakukan oleh beberapa pihak antara lain :
1.  PBB, yang menyerukan kepada serbia agar menarik keluar tentaranya dari Bosnia dengan
     mengirimkan Yasushi Akashi sebagai mediator
2.  NATO, mengirim tentaranya ke bekas Yugoslavia dengan tugas melindungi warga
     Bosnia dan menciptakan wilayah-wilayah damai bebas dari peperangan
3.  Indonesia, sebagai ketua GNB (saat itu) Presiden Soeharto mendatangi bekas Yugoslavia
     untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai
4.  Perundingan Dayton, Amerika Serikat ( 1 Nopember 1995) yang ditandatangani di Paris
     (14 Desember 1995) sehingga disebut Perjanjian Paris. Dihadiri oleh pihak-pihak yang
bertikai yaitu :

a. Bosnia diwakili oleh Presiden Alija Izet Begovic
b. Kroasia diwakili Presiden Francko Tujman
c. Serbia diwakili oleh Presiden Slobodan Milosevic


ISI PERUNDINGAN DAYTON

Bosnia Herzegovina tetap sebagai negara tunggal secara internasional dibagi atas : kesatuan
federasi Bosnia-Kroasia (51%), muslim (49 %)
Ibukota Sarajevo tetap bersatu dibawah federasi Muslim Bosnia-Kroasia dan beberap
wilayah administarsi otonom dikontrol Serbia-Bosnia
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

PASANG IKLAN KAMU DI SINI